Senin, 02 Juli 2012

What are friends for?


APA GUNANYA TEMAN? Pertanyaan itu sering masuk ke dalam otak aku dan aku masih nyari nyari jawaban yang tepat. Selama ini aku punya banyak teman, tapi aku gak tau apa sebenernya fungsinya teman.
Tapi sekarang aku udah nemuin jawabannya. Mungkin kita bisa jawab pertanyaan itu kalau kita emang udah praktek sendiri. Maksud aku, ya bersosialisasi. Bersosialisasi itu kan banyak yah, nah spesifiknya, berteman. Teman itu kan dulunya dimulai dengan ga kenalnya kita ke dia, trus penasaran, trus kenalan, trus jadi deh temenan. Kita tau kalo manusia itu adalah makhluk sosial, dimana kita harus berinteraksi dengan sesama.
There are friends that you have polite chats with, and there are your best friends. They're the people who root for you, no matter what. You tell them your deepest, darkest secrets, and instead of heading for the door, they stick around and your bond with them grows stronger. 
Kalo menurut aku, temen itu bisa dijadiin wadah untuk kita saling share, dimana kita juga bisa cerita, nanya pendapat, curhat, dan dimana kita juga bisa belajar menjadi good listener and good advicer. Kita juga bisa melakukan hobi kita yang sama dengan teman, minjem uang sama teman, semua mua sama teman deh.
Tapi kebanyakan aku lihat, teman itu hanya sekedar tempat tukar cerita. Itu salah fatal menurut aku. Kalo tempat tukar cerita, kita juga masih punya orang tua dimana kita bisa cerita juga ke mereka.
Mungkin aku lebih seneng manggil teman yang udah klop banget sama aku dengan kata sahabat. Teman dan sahabat itu beda loh. Sahabat itu seperti tanganmu.  Saat kamu menangis, dia mengusap, saat kamu disakiti orang, dia membelamu, saat kamu meninggalkannya, ia tak akan meninggalkanmu, selalu ada.
Saat kita masih bersama sahabat kita mungkin belum terasa seberapa penting sahabat kita itu. Tapi coba rasakan ketika kita dan dia berpisah, kita akan sangat kehilangan dia, tidak ada lagi yang selalu mendengarkan keluh kesah kita, saat kita kesepian sahabat selalu menemani. Setelah berpisah itu baru akan terasa betapa penting nya sosok seorang sahabat.

Sahabat itu bukan mesin ATM ...
yang hanya dibutuhkan saat perlu saja dan harus siap sedia

Sahabat itu bukan tissue ...
yang hanya dipakai untuk membuang sesuatu yang tidak berguna dan melindungi/menutupi diri sendiri dari kesulitan-kesulitan yang ada

Sahabat itu bukan tas plastik ...
yang hanya membungkusmu dari segala ancaman, lalu dibuang jika sudah usang

Sahabat itu seperti buku yang ditulisi ...
yang mau menampung semua perasaanmu, dan tak akan melupakan kebersamaanmu dengannya ... saat ia ada, kamu pun ada karena buku tak akan bisa membuka kisahnya sendirian

Sahabat itu seperti tanganmu ...
saat kamu menangis, dia mengusap
saat kamu disakiti orang, dia membelamu
saat kamu meninggalkannya, ia tak akan meninggalkanmu ... 

Tapi untuk nyari sahabat itu susah. Jujur aku belom pernah ketemu dengan sosok yang bisa aku panggil dengan kata sahabat. Masih aja, teman teman itu berperilaku seperti anak anak. Kadang ketika kita cerita sedih, dia bisa bisanya tertawa, dan lain lain. Susah banget deh nyari sahabat. Sampai sekarang aku hanya bisa menemukan teman, ya yang kadang masih ga bisa nyimpen rahasia tapi masih mau kok jadi pendengar setia.

Bagaimana dengan kamu? Udah nemuin sahabat sejatimu?
Here, I have one single related bout friend, and youd better check it out :D
COUNT ON ME